Kamis, 12 Januari 2012

Sang Pertapa

Suatu ketika tinggallah seorang pertapa di bukit hijau. ia memiliki jiwa yang suci dan hati yang tulus. hewan-hewan  di darat dan semua burung datang padanya untuk belajar tentang kehidupan dan kata-kata bijak. dengan takzim mereka mendengarkan mutiara-mutiara yang keluar dari bibir pertapa.
Mereka selalu berada di dekat pertapa sampai malam menjemput, sang pertapa menyuruh mereka pergi, kemudian memepercayakan mereka pada pohon dan keheningan malam.
suatu sore ketika ia berbicara tentang hakikat cinta, seekor harimau mengangkat kepalanya dan bertanya " Tuan engkau berbicara pada kami tentang mencintai, katakan pada kami di mana istri Tuan?"
dan si pertapa berkata " Aku tidak Punya istri!"
Kumpulan para binatang itu kemudian gaduh dan terkejut mereka berteriak-teriak sambil berkata" Bagaimana ia bicara Cinta dan keluarga, bila ia sendiri tidak memiliki kekasih atau istri!?"
Lalu mereka meninggalkan sang pertapa sendirian dengan perasaan kecewa
dalam keheningan malam sang pertapa terbaring di atas tempat tidurnya dengan kepala telungkup ia menangis dengan sendu penuh keluh dan kesah...inilah kehidupan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar